You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.

Sistem Informasi Desa Baru

Kec. Mataraman, Kabupaten Banjar, Prov. Kalimantan Selatan
Info
Selamat datang di Website Desa Jangan Lupa Pakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak

Pelaksanaan Posyandu Desa Baru Kecamatan Mataraman


Pelaksanaan Posyandu Desa Baru Kecamatan Mataraman

Baru - Pemerintah Desa Baru terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat derajat kesehatan masyarakat melalui pelaksanaan Posyandu Integrasi Layanan Primer (ILP). Pada bulan Juni 2026 ini, kegiatan pelayanan kesehatan komprehensif tersebut kembali digelar secara serentak dan rutin di seluruh wilayah Desa Baru, Kecamatan Mataraman.

Desa Baru tercatat memiliki 5 pos pelayanan Posyandu yang aktif beroperasi setiap bulannya guna memastikan keterjangkauan akses bagi seluruh warga. Kelima pos tersebut meliputi:

  • Posyandu Durian
  • Posyandu Kamboja
  • Posyandu Kamboja II
  • Posyandu Pandan Wangi
  • Posyandu Mawar Baru

Pada pelaksanaan periode bulan Juni ini, Posyandu Durian melaksanakan kegiatan pada Hari Rabu, 03 Juni 2026. Pelayanan kesehatan di pos ini dipimpin langsung oleh Bidan Desa Baru, Nor Komariah, dengan didampingi oleh Perawat Desa, Venita Hani Saputri. Jalannya pemeriksaan juga dipantau dan dibantu oleh tim Tenaga Kesehatan (Nakes) dari UPT Puskesmas Kecamatan Mataraman.

Keberhasilan pengaktifan ILP di Desa Baru tidak lepas dari peran aktif dan kerja keras para kader posyandu desa. Sebagai ujung tombak pelayanan di lapangan, para kader mengemban tugas penting mulai dari persiapan logistik, melakukan pendaftaran warga, melakukan pengukuran berkala, hingga pencatatan data kesehatan. Selain itu, kader posyandu juga berperan memberikan edukasi gizi secara personal kepada orang tua serta aktif mengajak warga di sekitar lingkungan pos agar tidak melewatkan jadwal posyandu bulanan.

Sesuai dengan petunjuk teknis Integrasi Layanan Primer (ILP), posyandu kini tidak hanya berfokus pada balita, melainkan mencakup seluruh siklus hidup masyarakat. Selain melakukan penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, dan skrining kesehatan berkala, petugas medis bersama kader juga menyalurkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT).

Pada bulan ini, penyaluran PMT difokuskan kepada kelompok sasaran Balita dan Remaja guna memenuhi kebutuhan gizi harian serta mencegah risiko stunting sejak dini. Intervensi gizi bagi usia remaja juga dinilai krusial sebagai langkah preventif mempersiapkan generasi masa depan yang sehat.

Melalui sinergi kuat antara nakes, perawat, bidan desa, dan seluruh kader posyandu di 5 pos setiap bulannya, diharapkan kesadaran kesehatan masyarakat Desa Baru semakin meningkat, serta pemantauan tumbuh kembang anak dapat berjalan lebih optimal dan menyeluruh.

Bagikan artikel ini:
Komentar